it's all about my life

Kamis, 09 September 2010

Gloomy Perod in My Life [FanFic_Chapter 2]

CAST




















Hujan mulai turun. Ku biar kan tubuh ku bermandi kan air hujan. Rasanya kini aku tigdak dapat lagi merasakan dinginnya air hujan ini, semua indra perasa ku terasa mati. Pikiran ku menerawang jauh ke kejadian beberapa hari yang lalu.

_____________________________________

"dia ini... adalah... ibu mu..."
Tubuh ku terasa lemas saat ku dengar kata-kata itu dari too-san.
"kaa-san?... Uso!!.. tapi too-san bilang kalu kaa-san..." aku sudah tak sanggup lagi kata-kata ku, rasanya semua berputa di kepala ku.
"yuto... gomen..."
"too-san jahat!... kenapa too-san bohong 'gak pernah cerita tentang ini?!". Pikiran ku benar-benar kacau saat itu, ku tak bisa lagi berpikir dengan tenang.
"yuto... maaf kan too-san dan nee-chan ya.." too-san terdengar sangat hati-hati saat mengtkan ini.
"nani?!... Nee-cahan juga tau tentang ini?" segera ku alih kan pandangan ke arah nee-chan.
Nee-chan hanya tertunduk diam.
"sejak kapan nee-chan?!" kali ini suara ku meninggi lagi. ku benar-benar sudah kehilangan kendali atas segala tindakan dan diri ku ini.
"sejak 1 tahun yang lalu..." ku sempat melihat ekspresi terkejut dari wajahnya, suranya pun terdengar semakin gemetar dan bergetar.
"jadi selam ini kalian membohongi ku? Bertahun-tahun kalian biar kan aku hidup dalam kebohongan kalin?.. kalian jahat!!!..."

______________________________________

Saat itu aku merasa jadi orang yang paling bodoh di dunia ini. Ku benar-benar di bohongi oleh keluarga ku selama ini. Hanya ku yang tak tau kejadian yang sebenarnya. sebenarnya selama ini mereka menganggap ku ini apa? Kenapa mereka begitu tega sembunyikan soal kaa-san dari ku? Kenapa mereka tega biar ka ku melihat kaa-san saat dia sudah pergi dan tak akan pernah kembali lagi ke sisi keu untuk selamanya?
Aku ingat dulu too-san bilang kalau kaa-san pergi ke suatu tempat, dan setiap ku tanyakan alasan kaa-san pergi, too-san selalau mengalihkan pembicaraan kami. Waktu di Taman Kanak-kanak dan Sekolah Dasar, ku selalu iri denagan tema-teman ku yang hampir stiap hari menceritakan tentang kegiatan yang mereka lakukan dengan ibu mereka. Terutama bila ada kunjungan orang tua di sekolah ku, teman-teman ku yang lain dapt kunjungan dari ibu mereka, sedang kan aku... aku harus menunggu ayah ku selesai pulang dari pekerjaannya di luar negeri dulu.
Ku dulu bahakan pernah mencap kaa-san jahat karena meninggalkan ku dan tak pernah ada di sampng ku saat ku membutuhkannya. Tapi sekarang bukinya apa? aku lah yang jahat. Ku tak pernah tau dan mencari tau tentang alasan kaa-san pergi meninggalkan ku., aku pun bingung kenapa waktu itu aku tak pernaha berusaha untuk mencari tau tentang kaa-san, mungkin karena dulu aku begitu egois untuk membencinya. Kau begitu menyesal karena saat ku tau alsan kaa-san pergi, semua sudah terlambat. kaa-san sudah pergi dan tak ana pernah kembali.
Kini aku tak dapat mendengar suaranya memanggil nama ku walau hanya sekali. tak akan pernah ku rasakan hangat dekap pelukannya yang dari dulu ku harap dan ku rindu kan. Tak akan lagi bisa ku lihat ekspresinya saat bicara, menegur, kesal atau bahakn marah pada ku. Semua sudah terlambat, kaa-san sudah pergi ke dunia yang tak bisa ku gapai. Semua karena takdir yang terlambat mempertemukan kami.
Ku benci dengan semuanya. Benci dengan diri ku yang tak berdaya melawan semua ini, benci dengan too-san dan nee-chan yang selama ini menutupi ini dari ku, benci pada takdir yang begitu mudahnya mempermainkan ku, benci pada Tuhan yang tak adil pada ku.
selama ini ku tak pernah menita yang lebih, ku hanya ingin ada kejujuran. Apa itu sulit? Bukan kah aku keluarga mereka juga? kau juga punya hak untuk tau msalah dalam keluarga ku. AKU BUKAN ANAK KCIL LAGI!!!

~to be continued

Tidak ada komentar:

Posting Komentar